Dari pantauan Suaralidik.com, Selasa (11/7/17) petang, banjir kali ini meski tak terjadi dalam kawasan ibukota Bulukumba. Namun, terjadi di beberapa desa di Kecamatan.
[caption id="attachment_27761" align="alignnone" width="720"]
Banjir di Kecematan Bonto Tiro.[/caption]Di Kecematan Bonto Tiro banjir terjadi di Dusun Tulekko dan Dusun Tunumbeng, Desa Bontomarannu. Meski banjir hanya setinggi lutut orang dewasa, namun hal ini mengganggu aktivitas warga dan kendaraan yang melintas “Bontomarannu dilanda banjir besar,” laporan Sasmita, warga setempat.
[caption id="attachment_27762" align="alignnone" width="640"]
Banjir di Kecematan Kajang.[/caption]Lanjut ke Kecamatan Kajang, banjir merendam ruas jalan Poros penghubung antara Bonto Bahari-Kajang, tepatnya di Desa Singa, Hero Lange-Lange. Air terlihat tinggi hampir mencapai jembatan. Namun kata Abdul Rahman Rahman, salah seorang warga, jalur masih aman dan dapat dilalui kendaraan untuk melintas.
Di Kelurahan Tanahberu, juga tergenang air.
"Banjir area sekitar poros Doajang Tanahberu (Bontobahari) Dikarenakan hujan yang deras dalam waktu panjang,” laporan Andi Arman.
[caption id="attachment_27764" align="alignnone" width="720"]
Banjir ruas jalan di kecematan Bonto Bahari.[/caption]Beralih ke Kecamatan Bulukumpa, banjir melanda area pemukiman di Desa Bulo-bulo, menurut laporan Abdullah Yusuf, air menggenangi 4 rumah dan satu sekolah dasar (SD).
[caption id="attachment_27765" align="alignnone" width="720"]
Banjir di Kecematan Ujung Loe.[/caption][caption id="attachment_27767" align="alignnone" width="720"]
Banjir di Kecematan Ujung Loe.[/caption][caption id="attachment_27768" align="alignnone" width="960"]
Banjir di Kecematan Ujung Loe.[/caption][caption id="attachment_27769" align="alignnone" width="720"]
Banjir di Kecematan Ujung Loe.[/caption]Di kecematan Ujung Loe, banjir menggenangi poros jalan ke tempat Lokasi Wisata Pantai Bira, hingga masuk ke Pemukiman warga, dimana diketahui di kawasan Ujung Loe memang terdapat banyak sungai hilir yang terhubung ke tambak-tambak warga. Terlebih ditambah dengan banyaknya lokasi tambang yang berdekatan langsung dengan sungai, mengakibatkan air meluap ke ruas jalan. (RED 4)
Posting Komentar